RSS

Rerangka Konseptual

12 Mar
nRerangka Konseptual
nChapter 4
n Rerangka Konseptual Akuntansi
nSuatu sistem yang menunjukkan keterkaitan tujuan dan fundamental yang diharapkan dapat digunakan dalam pembentukan standar yang konsisten yang mampu menjelaskan arti, tujuan serta keterbatasan akuntansi dan pelaporan.
nSusunan Rerangka konseptual 1
nDefinisi pelaporan keuangan
nDefinisi pelaporan Badan Usaha
nTujuan
nFundamental
nKarakteristik kualitatif
nElemen Laporan Keuangan
nOperasional
nDasar pengakuan
nDasar Pengukuran
nTehnik Pengukuran
nSusunan Rerangka konseptual 2
nLaporan Keuangan
nPosisi Keuangan
nKemakmuran
nStruktur keuangan
nKapasitas
nTingkat likuiditas/solvabilitas
nKinerja
nPerubahan kemakmuran
nVariasi perubahan kemakmuran
nPerubahan posisi
nKegiatan pendanaan
nKegiatan investasi
nKepatuhan
n
nSusunan Rerangka konseptual 3
nKebijakan penetapan Standar
nApplicability
nPrinciple vs detail
nResearch metodology
nRequirement for audit
nPolicies re transition
nStandard regulation
nMonitoring Compliance
nResponse to non compliance
nTujuan Rerangka Konseptual
nSFAC No. 1: Pelaporan keuangan diharapkan memberikan informasi yang bermanfaat bagi investor dan kreditor dan pemakai lainnya untuk pengambilan keputusan investasi, kredit dan keputusan yang sejenis.
nTujuan informasi tsb harus bermanfaat untuk:
nKeputusan ekonomik
nMemprediksi prospek arus kas
nMengetahui sumberdaya, klaim atas sumberdaya serta perubahannya dari suatu badan usaha.
n
nSFAC No. 2: Karakteristik Kualitatif
nPemakai Informasi: Pengambil keputusan
nBatasan : manfaat > pengorbanan
nKualitas yang diperlukan pengambil keputusan: Dapat dimengerti
nKarakteristik pertama yang diperlukan pengambil keputusan: Relevance dan Reliability
nKarakteristik kedua yang diperlukan pengambil keputusan: Dapat diperbandingkan
nDasar Pengakuan: Materiality
nKarakteristik pertama yang diperlukan pengambil keputusan:
nRelevance:
nBatasan waktu
nKemampuan prediksi
nNilai umpan balik
nReliability
nDapat di verifikasi
nMenunjuukan kebenaran
nNetral
nRerangka Konseptual menurut FASB
nTujuan Pelaporan Keuangan bagi organisasi bisnis dan organisasi non laba
nKarakteritik kualitatif informasi akuntansi
nElemen laporan Keuangan
nKriteria pengakuan dan pengukuran
nPengguaan laporan arus kas dan informasi nilai sekarang untuk pengukuran
nRerangka konseptual menurut IASB:
nDefinisi tujuan laporan keuangan
nIdentifikasi karakteristik kualitatif yang memberikan manfaat pada informasi akuntasi
nDefinisi elemen dasar laporan Keuangan beserta konsep pengakuan dan pengukuran.
nRelevansi dengan kebutuhan pengambil keputusan
nReliable
nMenunjukkan posisi keuangan, kinerja dan arus kas badan usaha
nMengutamakan substansi
nNetral
nPruden
nLengkap
nPersyaratan, pedoman dan interpretasi yang berkaitan dengan issue yang sejenis
nDalam rerangka mencakup; definisi, pengakuan serta pengukuran aset, liabilitas, pendapatan dan beban
nPerkembangan Rerangka Konseptual
nPenetapan standar: principles-based & rule-based
nIASB bertujuan membuat principle-based standard
nUS Accounting Standard diinterpretasikan sebagai rule-based standard
nKarakteristik  principle-based standard
nBerdasarkan perbaikan dan konsistensi aplikasi pada rerangka konseptual
nMenjelaskan tujuan standard
nMemberikan rincian dan struktur yang cukup untuk dilaksanakan dan diaplikasikan secara konsisten
nMeminimkan perkecualian dalam menerapkan standard
nMenghindari penggunaan  precentage test yang memungkinkan perekayasaan keuangan untuk mencapai kepatuhan
nThe Decision theory approach
nPemakai informasi mempercayakan sumberdaya
nInformasi akuntansi data yang digunakan untuk prediksi
nPertanggungjawaban memperhatikan kinerja dimasa yang lalu untuk mengevaluasi apa yang sudah dicapai pada saat ini, untuk memprediksi dimasa yang akan datang.
nKritik terhadap Projek Rerangka Konseptual
nIlmiah
nDasar pengukuran dari ketentuan yang kurag spesifik
nDefinisi elemen yang kurang jelas
nDeskriptif
nAkuntansi tidak bisa netral
nAkuntansi sebagai disiplin ilmu sosial tidak mempunyai tujuan yang jelas
nRerangka konseptual merefleksikan kekuatan politik dari kelompok yang dominan
n
nRerangka konseptual untuk standar auditing
nPerubahan dari pengujian subtantif menjadi penekanan pada pertimbangan risiko, peran risiko bisnin dari klien.
nRisiko bisnis menekankan pada ancaman bisnis klien
n
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 12/03/2013 in Teori Akuntansi

 

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: