RSS

Pengertian Teori Akuntansi

12 Mar

Pengertian Teori Akuntansi

 

1. Seberapa penting teori akuntansi, jelsakan?
Jawab: Teori akuntansi sangatlah penting, karena teori akuntansi menjadi landasan atau dasar untuk Memecahkan masalah-masalah akuntansi dalam praktek akuntansi sehingga mencapai Praktik yang sehat dan sesuai dengan prinsip yang diterima umum. Dalam pemecahan masalah praktik harus juga dilandasi oleh teori yang baik dan sehat.
2. sebutkan dan jelaskan aspek pengembangan akuntansi?
Jawab: Aspek pengembangan akuntansi ada 3 yaitu:
1. Riset.
2. Praktik.
3. Pengajaran.
Dalam aspek pengembangan akuntansi semua memiliki peranan yang sangat penting dan saling berkaitan karena:
Ø Riset, dalam hal ini riset merupakan bagian penting dalam pengajaran akuntansi walaupun demikian riset tersebut hendaknya diartikan secara luas tidak hanya mencakup penelitian empiris tetapi meliputi penelitian analis dalam bentuk artikel atau makalah akademik.
Pengajaran,Ø pengajaran diharapkan mampu menjabarkan hasil riset dan gagasan akademik kedalam aplikasi praktis. Pendidik atau pengajar pada umumnya juga periset.
Praktik, dalam hal ini akuntansi akan mengalamiØ perkembangan yang pesat dan memuaskan apabila terjadi interaktif yang baik antara riset, pengajaran dan praktik. Praktisi juga akan memberikan masalah-masalah praktik agar periset melakukan penelitian untuk mencapai solusi atas masalah praktis tersebut.
3. Sebutkan dan jelaskan taksonomi bidang akuntansi?
Jawab: Taksonumi bidang akuntansi ada 3 yaitu:
1. seni.
Akuntansi sebagai seni adalah, akuntansi sebagai bidang pengetahuan keterampilan, keahlian, dan kerajinan yang menuntut praktik untuk menguasainya, oleh karena itu penyebutan akuntansi sebagai seni maksudnya untuk menunjukkan bahwa dalam praktiknya akuntansi banyak melibatkan nilai moral, ekonomik dan sosial.
2. Sains.
Akuntansi sebagai Sains adalah, akuntansi sebagai bidang pengetahuan yang menjelaskan fenomena akuntansi secara objektif apa adanya dan bebas nilai. Namun akuntansi tidak dikategorikan sebagai sains murni, karena akuntansi tidak bebas nilai dimana dalam penerapannya akuntansi memiliki unsur untuk memenuhi suatu kepentingan atau tujuan kelompok tertentu.
3. Teknologi.
Akuntansi sebagai Teknologi adalah, penggunaan pengetahuan ilmiah dalam suatu wilayah Negara untuk menyediakan informasi keuangan dalam rangka mencapai tujuan sosial dan ekonomik. Sedangkan pengertian teknologi adalah seperangkat pengetahuan untuk menghasilkan suatu produk yang bermanfaat.
4. Sebutkan dan jelaskan sasaran Teori Akuntansi?
Jawab: sasaran teori akuntansi ada 2 yaitu:
1. Positif : penjelasan atau penalaran untuk menunjukkan secara ilmiah kebenaran pernyataan atau fenomena akuntansi apa adanya sesuai fakta. “fakta sebagai sasaran”.
2. Normatif : penjelasan atau penalaran untuk menjustifikasi kelayakan suatu perlakuan akuntansi yang paling sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Dalam hal ini nilai sebagai sasarannya.

5. Sebutkan dan jelaskan tataran semiotika teori akuntansi?
Jawab: 1. Semantik : membahas penyimbolan kegiatan atau realitas fisis menjadi symbol-simbol (elemen) statemen keuangan.
2. Sintaktik : membahas pengukuran, pengakuan, dan penyajian elemen-elemen dalam statemen keuangan serta struktur akuntansi.
3. Pragmatik : membahas apakah informasi keuangan efektif (bermanfaat) bagi yang dituju dalam perekayasaan akuntansi. Apakah informasi mempengaruhi perilaku pemakai.
6. Sebutkan dan jelaskan pendekatan penalaran?
Jawab: penalaran adalah, proses berfikir logis dan sistematis untuk membentuk dann mengevaluasi validitas atau kelayakan, suatu pernyataan, simpulan penjelasan atau prinsip. Penalaran ada 2 yaitu:
1. Deduktif : proses penyimpulan pernyataan, simpulan, penjelasan atau prinsip atas dasar umum atau dasar yang disepakati dan dianggap benar.
2. Induktif : penyimpulan pernyataan, simpulan, penjelasan atau prinsip umum atas pengamatan beberapa kasus atau kejadian.
7. Bagaimana cara memverifikasi teori akuntansi?
Jawab: Aspek Ratio. Pendekatan Pengujiannya
1. Semantik. Bukti Empiris, Penalaran Logis.
2. Sentatik. Penalaran LOgis.
3. Pragmantik. Empiris, Daya prediksi.
4. Positif. Empiris, Metode ilmiah.
5. Normatif. Penalaran logis, pertimbangan ilmiah.
6. Deduktif. Deduktif, Penalaran logis.
7. Induktif. Empiris, daya prediksi, Metode ilmiah.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 12/03/2013 in Teori Akuntansi

 

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: