RSS

Capital Market Research

12 Mar
lCapital Market Research
lChp 12
lPhilosophy Teori akuntansi Positif
lMencari pemahaman phenomena akuntansi dengan melakukan observasi pada kejadian empiris dan hasilnya digunakan sebagai dasar prediksi kejadian yang akan datang.
lMilton Friedman menyatakan:
lTujuan teori positif adalah mengembangakan teori atau hipotesa yang menhasilkan prediksi yang valid dan bermakna untuk prediksi atau phenomena yang belum pernah diamati.
lWatt & Zimmerma menyatakan:
lTujuan teori positif adalah memprediksi dan menjelaskan praktek akuntansi
l
lTeori akuntansi positif mempunyai fokus dan mencoba menjawab pertanyaan berikut:
lApa manfaat dan kekurangan dari penerapan metode akuntansi yang dipilih?
lApa manfaat dan kekurangan peraturan dan proses penetapan standar?
lApa dampak pelaporan keuangan terhadap harga saham?
lPenilaian akuntansi yang mana yang terbaik untuk memprediksi harga, imbal hasil dan laba dimasa yang akan datang?
lAsumsi yang digunakan pada teori akuntansi positif:
lManajer, investor, kreditor dan individual lain diasumsikan berperilaku rational dalam melakukan evaluasi untuk memaksimalkan utilitas.
lManajer mempunyai kebijakan dalam memilih kebijakan akuntansi untuk memaksimumkan utilitas atau dalam memilih kebijakan pendanaan, investasi dan produksi untuk memaksimumkan utilitas.
lManajer akan melakukan tindakan untuk memaksimumkan nilai perusahaan.
lKeunggulan Teori positif:
lMengatasi kelemahan standar prescriptive yang dilandasi dari observasi empiris.
lNormative teori dilandasi kebijakan yang mungkin menyebabkan ketidak sesuaian dengan keadaan yang sebenarnya.
lRuang lingkup Teori positif:
lMelibatkan penelitian akuntasi dan perilaku pasar modal
lPenjelasan dan prediksi praktek akuntansi yang dilakukan berbagai perusahaan
lPenelitian Pasar Modal dan hipotesa Pasar modal Efisien:
lJenis Penelitian pasar modal:
lPenelitian mengenai dampak informasi terhadap imbal hasil saham
lDampak perubahan kebijakan akuntansi terhadap harga saham
lPenelitian pasar Modal tersebut dilandasi pada paradigma Hipotesa pasar modal efisien. Hipotesa pasar Modal Efisien menekankan pada permintaan dan penawaran informasi pasar.
lPasar Modal Efisien:
lAdalah pasar yang dengan cepat menyesuaikan dengan informasi baru.
lAsumsi Pasar modal efisien:
lTidak ada biaya transaksi
lInformasi dapat diperoleh oleh seluruh pelaku pasar tanpa batasan.
lTerdapat kesepakatan mengenai dampak informasi saat ini pada harga kini dan distribusi pada harga dimasa yang akan datang.
lBentuk Hipotesa Pasar Modal Efisien:
lBentuk lemah
lHarga saham mencerminkan informasi harga dimasa lalu
lBentuk Semi Kuat
lHarga saham mencerminkan informasi yang dipublikasikan
lBentuk Kuat
lHarga saham mencerminkan semua informasi termasuk yang tidak dipublikasikan
lDari ketiga bentuk hipotesa tsb yang berkaitan dengan akuntansi adalah bentuk semi kuat, karena informasi merupakan bagian informasi yang dipublikasikan.
lDampak pengumuman laba akuntansi terhadap harga saham
lSalah satu tujuan teori akuntansi positif adalah mempelajari informasi yang dimiliki laba akuntansi terhadap harga saham.
lBall & Brown melakukan pengujian terhadap manfaat laba historical cost bagi investor.
lPeningkatan laba akuntansi yang tidak diestimasi sebelumnya merupakan informasi baru bagi investor. Dalam pasar modal efisien, setiap perubahan aliran kas dari yang diharapkan akan mempengaruhi harga saham.
lPengaruh penelitian informasi laba terhadap harga saham ( Ball & Brown’s)
lLaba akuntansi historis mengandung informasi yang cukup berarti.
lDari hasil penelitian diketahui adanya informasi yang berkelanjutan di pasar, jadi akuntansi bukan satu-satunya informasi mengenai perusahaan.
lPasar secara konsisten mengantisipasi informasi laporan akuntansi.
l
lKetidak seimbangan informasi dan besarnya perusahaan
lKandungan informasi pengumuman laba yang tidak diharapkan mungkin berlawanan dengan ukuran perusahaan.
lSemakin kecil perusahaan, semakin banyak informasi yang terkandung pada perusahaan.
lArgumentasi yang diberikan Freeman:
lPerusahaan memberikan informasi yang lebih bervariasi
lPerusahaan besar mempunyai tingkat informasi yang lebih besar yang dilakukan oleh para peneliti dan pemberitaan.
lInvestor institusi umumnya lebih menyukai bertransaksi dengan perusahaan besar, untuk alasan likuiditas dan masalah kontrak.
lBeberapa faktor yang mempengaruhi Earning Respon Coeficient
lRisiko dan ketidakpastian
lKualitas audit
lIndustri
lTingkat Bunga
lFinancial Leverage
lTingkat Pertumbuhan Perusahaan
lLaba permanen dan temporer

 

lStrategi Perdagangan
lBerdasarkan bukti empiris ternyata pasar dapat dipengaruhi data akuntansi
lPerubahan informasi setelah pengumuman
lWinner-losser strategies dan sikap optimis para analis keuangan.
lMekanistik dan dampak perilaku
lKosmetik akuntansi

Terdapat dua hipotesa yang dikembangkan:

lPasar bereaksi secara mekanistik terhadap perubahan data akuntansi, tanpa memperhatikan apakah bersifat kosmetik atau yang mempunyai dampak aliran kas.
lPasar mengabaikan perubahan pasar yang tidak memberikan pengaruh aliran kas
lManipulasi Laba akuntansi
lLaba yang dihasilkan dari GAAP merupakan hasil pengukuran yang kurang sempurna. Hal ini disebabkan karena standar tidak didefinisikan secara tepat maupun konsisten bagi semua negara, akuntan dalam melakukan estimasi dipengaruhi sikap yang subjective dan kultural, seta melakukan manipulasi laporan keuangan pada tingkatan yang bervariasi. (lihat figure 12-7, hal 431)
lIssue bagi auditor
lBerdasarkan bukti empiris, laba akuntansi mengandung informasi (harga saham)
lReaksi pasar terhadap accrual cenderung bias
lBerdasarkan bukti empiris terdapat keterkaitan antara biaya modal dengan kualitas audit
l
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 12/03/2013 in Teori Akuntansi

 

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: