RSS

INSENTIF EKONOMI UNTUK MEMBUAT LAPORAN KONSOLIDASI laporan Keuangan

16 Agu
•GROUP REPORTING I: Concepts and Context
•Chapter 2
•INTRODUCTION
•Pengguna laporan keuangan kadang kala membutuhkan lebih dari satu laporan keuangan.
•Laporan keuangan dapat dilaporkan dlm level:
▫Laporan keuangan terpisah untuk setiap entitas hukum
▫Laporan keuangan agregat untuk satu unit entitas ekonomi
▫Laporan yang terpisah unuk unit-unit bisnis dalam entitas hukum atau ekonomi.
•INTRODUCTION
•Kemampuan untuk mengendalikan entitas lain memberikan hubungan yang efektif antara entitas induk dan entitas anak.
•Pengendalian ini didasari alasan:
▫Peningkatan pangsa pasar
▫Pemanfaatan skala ekonomi
▫Pengurangan risiko melalui diversifikasi operasi
▫Peningkatan pertumbuhan
▫Mengkapitalisasi utang dan kapasitas operasi
•INTRODUCTION
•Perusahaan yang bergabung akan dapat mengurangi risiko:
▫Macro-economics risks
▫Industry risks
▫Firm spesific risks
•Penggabungan perusahaan juga dapat dipicu karena dorongan manajer untuk mendapatkan kekuasaan yg lebih besar.
•INSENTIF EKONOMI UNTUK MEMBUAT LAPORAN KONSOLIDASI
•Prespektif Informasi
▫Laporan konsolidasi memberikan informasi yang lebih baik tentang arus kas dari suatu perusahaan
▫Perusahaan akan memilih laporan konsolidasi saat:
–Ada ketergantungan informasi, operasi, dan keuangan antar induk dan anak
–Memiliki anak perusahaan di luar negeri
–Induk memberikan garansi langsung ke anak perusahaan
–Induk masuk dalam industri jasa keuangan

 

•INSENTIF EKONOMI UNTUK MEMBUAT LAPORAN KONSOLIDASI
•Efficient Contracting
▫Laporan konsolidasi meningkatkan kekayaan perusahaan dengan cara mengurangi asimetri informasi antara peminjam dan yang dipinjami.
•Opportunism
▫Memberikan manajer kekuasaan dan fasilitas lebih karena menanganni perusahaan yang lebih besar.
•MOTIF MELAKUKAN MERGER DAN AKUSISI
•Perusahaan perseorangan tidak mampu melakukan diversifikasi seefisien perusahaan karena kekurangan aset dan tingginya biaya transaksi
•Perusahaan tidak hanya memiliki share holder tetapi juga memiliki stake holder
•MERGER DAN AKUSISI
•Pengendali disebut induk, sedangkan yang dikendalikan disebut anak
•Jika tidak ada yang dominan maka dapat menggunakan pooling of interest walaupun ini tidak dikehendaki.
•Jika ada dua atau lebih pengendali yang melakukan joint-control ke anak maka dilakukan konsolidasi proporsional
•Jika memiliki pengaruh tetapi tidak mengendalikan maka disebut asosiasi dan akuntansi ekuitas.
•AKUNTANSI INVESTASI
•Kepemilikan
•0% – 20% = investasi pasif
▫Sekuritas diperdagangkan
▫Sekuritas tersedia dijual
•20% – 50% = investasi aktif
▫Perusahaan asosiasi (PSAK 15)
▫Perusahaan ventura bersama (PSAK 12)
•50% – 100% = investasi aktif
▫Kepemilikan perusahaan anak sebagian
▫Kepemilikan perusahaan anak seluruhnya
•KONSEP PENGENDALIAN
•Pengendalian dianggap ada ketika entitas induk memiliki secara langsung atau tidak langsung melalui entitas anak lebih dari setengah kekuasaan suara suatu entitas, kecuali dalam keadaan yang jarang dapat ditunjukkan secara jelas bahwa kepemilikan tersebut tidak diikuti dengan pengendalian.
•KONSEP PENGENDALIAN
•Pengendalian juga ada ketika entitas  induk memiliki setengah atau kurang kekuasaan suatu entitas jika terdapat:
▫Kekuasaan yang melebihi setengah hak suara sesuai perjanjian dengan investor lain
▫Kekuasaan untuk mengatur kebijakan keuangan dan operasional entitas berdasarkan anggaran dasar atau perjanjian
▫Kekuasaan untuk menunjuk atau mengganti sebagaian besar direksi dan dewan komisaris
▫Kekuasaan untuk memberikan suara mayoritas pada rapat dewan direksi dan dewan komisaris dan mengendalikan entitas melalui dewan tersebut.
•PENGENDALIAN LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG
▫       X  X
▫          100%    60%
▫       Y  Y
◦                                                            55%    60%         50%
▫50% 50%60%

 

B  Z  A

B 50%Z        A       40%

•INSTRUMEN SEJENIS SAHAM YG MEMILIKI POTENSI (PSAK 4)
•Keberadaan dan dampak dari hak suara potensial yang saat ini dapat dilaksanakan atau dikonversi, dipertimbangkan ketika menilai apakah suatu entitas mempunyai kekuasaan untuk mengatur kebijakan keuangan atau operasional entitas lain.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16/08/2012 in AKL

 

Tag: , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: