RSS

Arti Sistem Pengendalian Manajemen

13 Mei

Arti Sistem Pengendalian Manajemen

Fokus utama materi ini adalah mengenai implementasi strategi. Secara khusus memberikan pengetahuan mengenai pengetahuan dan kemampuan analitis yang berkaitan dengan peran manajer dalam merancang dan mengimplementasikan system yang digunakan untuk perencanaan dan pengendalian suatu badan usaha. Elemen system pengendalian manajemen meliputi, perencanaan strategic, penganggaran, alokasi sumberdaya, pengukuran kinerja, evaluasi dan kompensasi; alokasi pusat pertanggungjawaban dan harga transfer. Pembahasan materi meliputi beberapa konsep mengenai; strategi, perilaku organisasi, sumberdaya manusia dan akuntansi manajemen.

Pengendalian manajemen terutama diperlukan oleh organisasi yang melakukan desentralisasi. Ada pendapat yang mengatakan bahwa system pengendalian manajemen harus sesuai dengan strategi organisasi. Sehingga strategi harus dibentuk lebih dahulu melalui proses formal dan rasional, dan strategi tersebut sigunakan untuk merancang system manajemen. Pendapat lainnya mengatakan bahwa strategi terbentuk dari pengalaman, yang dipengaruhi system manajemen suatu organisasi. Jadi system Pengendalian Manajemen dapat mempengaruhi strategi.

Organisasi yang berada pada lingkungan yang perubahannya dapat diprediksi, maka strategi bias dibentuk secara formal dan rational baru kemudian merancang system pengendalian manajemen. Sedangkan pada perubahan lingkungan yang cukup cepat, sulit untuk membentuk strategi yang nantinya digunakan sebagai dasar perancangan system pengendalian manajemen.

KONSEP DASAR

Pengendalian: Kegiatan untuk mengarahkan, meyakinkan bahwa rencana betul-betul dilakukan sehingga tujuan tercapai.

Elemen system pengendalian terdiri dari:
1. Detektor atau sensor – yaitu alat untuk melihat apa yang terjadi dalam proses pengendalain
2. Assesor – yaitu alat untuk membandingkan antra apa yang terjadi dengan apa yang seharusnya terjadi
3. Effector – yaitu alat ( feed back) untuk menentukan apa yang harus dilakukan berdasarkan hasil assesor
4. Jaringan Komunikasi – yaitu alat untuk menyampaikan informasi antar detector, assessor dan efektor

Elemen proses Pengendalian:

Manajemen :

Suatu organisasi terdiri dari beberapa kelompok individu yang bekerja sama untuk mencapai tujuan. Dalam organisasi terdiri dari berbagai jenjang manajer, dengan pimpinan puncak adalah paling tinggi diikuti manajer unit bisnis, departemen, fungsional dll.

Sistem:

Sistem adalah suatu cara atau proses yang umumnya terjadi secara berualang dalam menjalankan suatu kegiatan. Sistem terdiri dari beberapa elemen yang saling terkait dan terkoordinasi yang melakulkan berbagai tahap kegiatan (proses) untuk mencapai tujuan tertentu.

Ruang lingkup Prengendalian Manajemen:

Pengendalian Manajemen meliputi kegiatan perencanaan dan pengendalian: yaitu formulasi strategi dan pengendalian operasional. Pengendalian manajemen berada diantara formulasi strategi dan pengendalian operasional. Perbedaan antara formulasi strategi dengan pengendalian operasional adalah sebagai berikut:

Formulasi Strategi Pengendalian operasional
1. Kurang sistematis
2. Fokus jangka panjang
3. Brerdasarkan taksiran dimasa yang akan dating
4. Lebih mengutamakanproses perencanaan 1. Sangat sistematis
2. Fokus jangka pendek
3. Menggunakan data sekarang yang lebih akurat
4. Lebih mengutamakan proses pengendalian

Hubungan antara kegiatan formulasi strategi, pengendalian manajemen dan pengendalian operasional adalah sebagai berikut:

Kegiatan Hasil akhir kegiatan

Pengendalian Manajemen adalah proses yang dilakukan oleh seorang manajer untuk mempengaruhi anggota organisasi dalam mengimplementasikan strategi. Kegiatan tersebut meliputi:

Kegiatan pengendalian Manajemen:
• Perencanaan mengenai apa yang harus dilakukan
• Koordinasi kegiatan dari berbagai bagian dalam organisasi
• Komunikasi informasi
• Evaluasi informasi
• Memutuskan tindakan yang harus dilakukan
• Mengarahkan perilaku individu

Goal Congruence:
Goal anggota organisasi seharusnya konsisten dengan goal organisasi, yang dapat diartikan usaha anggota organisasi dalam mencapai goal individu juga membantu tercapainya goal organisasi..

Sarana implementasi Strategi:
Sistem Pengendalian Manajemen membantu manajer untuk mengarahkan tercapainya tujuan organisasi, sehingga focus utama pengendalian manajemen adalah bagaimana menjalankan strategi.

Strategi diimplementasikan melalui struktur organisasi, manajemen sumberdaya manusia, dan kultur organisasi. Struktur organisasi menetapkan peran, pertanggung jawaban dan pelaporan yang berkaitan dengan pengambilan keputusan dalam organisasi. Manajemen Sumberdaya Manusia merupakan kegiatan untuk seleksi, pelatihan, evaluasi, promosi karyawan dalam organisasi untuk mengembangkan pengetahuan dan ketyrampilan yang diperlukan organisasi. Kultur menunjukkan serangkaian keyakinan, sikap dan norma yang terdapat dalam organisasi yang tercarmin dalam tindakan yang dilakukan.

Rerangka implementasi strategi:

Mekanisme Implementasi

Kineja keuangan dan non keuangan:
Sistem pengendalian manajemen menekankan penilaian kinerja keuangan dan non keuangan. Kinerja keuangan difokuskan pada laba bersih, Return On Equity dll. Selain itu juga dilihat dari kinerja keuangan seperti; kualitas produk, market share, kepuasan pelanggan, ketepatan waktu pengiriman, dan moral karyawan.

Alat untuk menetapkan strategi baru:
Peran utama pengendalian manajemen adalah meyakinkan implementasi strategi yang dipilih. Pada industri yang lingkungannya cepat berubah, maka informasi pengendalian manajemen terutama yang non keuangan, dapat digunakan sebagai dasar untuk pertimbangan strategi baru. Misalnya penurunan market share, komplain dari pelanggan

Formulasi Strategi, Pengendalian Manajemen dan Pengendalian Operasional:

Formulasi Strategi adalah adalah proses untuk menentukan tujuan (goal) dan stratregi untuk mencapai tujuan tersebut. Goal merupakan tujuan organisasi dalam artian luas (tanpa batasan waktu dan ukuran), sedangkan objective adalah adalah tujuan spesifik yang sudah mempunyai batasan waktu dan ukuran. Strategi adalah cara, arah atau jalur yang dipilih untuk mencapai tujuan.
Pengendalian Manajemen adalah proses untuk mengimplementasikan strategi.
Pengendalian oprerasional (task control) adalah proses untuk meyakinkan tugas (kegiatan operasional) dilakukan secara efektif dan efisien.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 13/05/2010 in SPM

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: